E-PAPER
ARSIP
kabar padalarang
Rabu, 08 mei 2013 01:14 WIB

Bahtiar Tewas Diseruduk Truk Saat Isi Angin Ban

PADALARANG (GM) - Satu orang meninggal dunia pada kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan empat mobil dan satu motor. Tabrakan beruntun yang merenggut korban jiwa itu terjadi di Jalan Raya Padalarang, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (7/5) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban meninggal adalah Bahtiar (38), warga Kampung Cimerang, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang. Ia meregang nyawa ketika sedang mengisi angin ban kendaraannya. Ketika itu, tiba-tiba truk pengangkut semen menabraknya.

Menurut salah seorang saksi mata, Ahmad (23) yang saat kejadian ada di lokasi, truk pengangkut semen nopol B 9688 XO yang dikemudikan Mulyana (39) warga Kampung Nyongkong, Kecamatan Cipatat, melaju dari Cimahi menuju arah Padalarang. Ketika tiba di tikungan jalan Desa Cipeundeuy, sopir truk membanting setir menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Namun, sopir truk tidak bisa menguasai kemudi, sehingga truk yang dikemudikannya terlalu mengarah ke pinggir jalan bagian kiri. Bersamaan dengan itu, korban yang sedang memasuki mobil usai mengisi angin ban kendaraannya, terhantam bagian depan truk hingga terpental sekitar 5 meter dengan luka di bagian tangan dan kepala. Selain itu, kendaran korban juga rusak terserempet truk.

"Saat itu korban akan masuk mobil, sebelum ditabrak truk semen yang kehilangan kendali. Tubuh korban terpental dan meninggal seketika," jelasnya.

Setelah menabrak korban, truk kembali menabrak mobil pick-up nopol D 8689 AB yang sedang parkir di pinggir jalan, dan menghantam pick-up lainnya bernopol D 8691 DO, serta sebuah motor yang datang dari arah Padalarang menuju Cimahi.

Pengendara motor, Slamet Triyadi (29) mengalami luka cukup parah setelah terhantam truk. "Truk kembali menabrak beberapa kendaraan, salah satunya motor," katanya.

Kanit Laka Lantas Polres Cimahi, Iptu Asep Rahmat menjelaskan, korban meninggal dunia bernama Bahtiar yang mengendarai Suzuki Carry nopol D 8691 DO.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kita menduga sopir truk penarik semen yang datang dari arah Cimahi itu tidak bisa menguasai laju kendaraan, sehingga truk itu menyerempet mobil yang diparkir di pinggir jalan," paparnya.

Kurang hati-hati

Setelah menyerempet korban dan dua mobil yang terparkir di pinggir jalan, sopir truk membanting setir ke bahu jalan, kembali menabrak motor yang datang dari arah berlawanan. Beruntung, pengendara motor Honda Beat tersebut selamat meski motornya rusak parah tergilas truk.

Pihaknya menduga pengemudi truk kurang menguasai kendaraannya dalam kecepatan tinggi hingga akhirnya membahayakan pengendara lain dan menyebabkan korban jiwa.

"Saat ini sopir truk kita minta keterangan di mapolsek, sementara korban tewas dan luka dilarikan ke RS Cahya Kawaluyaan Kota Baru Parahyangan," jelas Asep Rahmat seraya menambahkan, kejadian itu mengakibatkan kemacetan panjang.
(B.84)**