E-PAPER
ARSIP
kabar daerah
Selasa, 30 april 2013 00:48 WIB

Bangunan Muncul pada Lahan Pemakaman Umum

SUBANG (GM) - Sejumlah Warga di 13 rukun warga (RW) di Kel. Sukamelang, Kel./Kab. Subang, mengaku kecewa dengan adanya bangunan permanen di areal pemakaman umum. Mereka menduga bangunan itu ilegal sehingga diharapkan pemerintah turun tangan agar tidak menghabiskan lahan.

Hal itu terungkap saat warga bertatap muka dengan para pejabat terkait untuk membahas persoalan makam yang berlokasi di belakang Perumahan Abdi Praja RW 16 Kel. Sukamelang, Senin (29/4) di Balai Pertemuan RW. "Tolong Pak, kami sebagai perwakilan para RW sengaja mengundang untuk meyakinkan kondisi di lapangan serta penjelasan langsung kepada para ketua RW. Sebab, pemakaman itu diperuntukkan bagi 13 RW yang ada di Sukamelang," kata Sekretaris Tim Penelurusan Aset Kelurahan Sukamelang, Yaya Sudarya, kemarin.

Namun dalam pertemuan yang dihadiri Kabid Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Drs. Hepi, Kasi Agraria Kabag Pemerintahan Fachrudin, Kasi Tata Ruang Dikdik, Camat Subang H. Tatang S., Kapolsekta Subang Kompol H. Sunaryo serta Lurah Sukamelang Ika Koswara, dan para tokoh masyarakat Sukamelang itu, warga kecewa dengan ketidakhadiran perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Kita sudah undang tetapi hingga pukul 14.00 tidak juga hadir padahal yang paling tahu persoalan status lahan tersebut mereka," kata Yaya.

Kabid Aset DPPKD menyatakan, persoalan lahan makam Sukamelang sudah dibicarakan beberapa kali. Bahkan ada ajuan surat dari Kelurahan Sukamelang tahun 2001 ke BPN, namun hingga kini belum ada jawaban pasti. "Kita respons keinginan warga, apalagi ini menyangkut kebutuhan masyarakat banyak dan bila dilihat di aset kami bukan termasuk, sehingga BPN yang tahu persis," ujarnya.

Camat Subang, Tatang menyayangkan bangunan ilegal itu akan mempersempit lahan pemakaman. Di wilayah kerjanya lahan makan sudah sangat sedikit sehingga perlu pengamanan dan perluasan. "Makan di Sukamelang ini jangan sampai disalahgunakan dan kami belum pernah mengeluarkan surat izin bangunan di atas lahan umum," ungkapnya yang diiyakan Lurah Sukamelang, Ika Koswara, pihak kabupaten harus segera menyelesaikannya.

Sementara Kapolsek Subang, Kompol H. Sunaryo meminta semua untuk menyelesaikan masalah ini dengan pikiran dan hati yang bersih, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Fasilitasi tim yang dibentuk warga sendiri sangat efektif dan tinggal menelusuri serta dicari solusi terbaiknya," katanya.
(B.76)**