E-PAPER
ARSIP
kabar daerah
Kamis, 11 oktober 2012 00:51 WIB

Batu Berbentuk Wajah Bayi Ditemukan di Desa Pananjung

WARGA Kampung Babakan Pananjung, Desa Pananjung, Kec. Tarogong Kaler, Kab. Garut sempat digegerkan dengan keberadaan sebongkah batu alam berukuran sebesar perut kerbau dewasa yang terletak di kebun tomat milik warga setempat. Batu yang menyerupai wajah bayi lengkap dengan sepasang mata, hidung, dan mulut itu konon suka menangis. Dari lekukan yang mirip kelopak mata suka keluar air.

Menurut Jamhur (63), salah seorang warga setempat, dulu keberadaan batu itu tidak terlihat karena lahan tersebut merupakan kolam ikan yang sangat luas. Setelah airnya surut, lahan tersebut dijadikan areal pertanian, dan batu itu pun terlihat.

"Pada suatu hari seorang anak kecil berusia sekitar lima tahun yang kebetulan melintas di kawasan ini bersama orangtuanya tiba-tiba mendengar suara tangisan. Setelah ditelusuri, suara tangisan itu bersumber dari batu tersebut. Anehnya lagi, dari batu itu keluar air. Setelah dicermati, ternyata batu tersebut mirip wajah bayi," terang Jamhur, Rabu (10/10).

Sejak saat itu, keberadaan batu ajaib itu tersebar dari mulut ke mulut. Warga dari berbagai tempat pun berdatangan ingin melihat langsung keajaiban itu. Alhasil, tempat itu pun berubah menjadi pusat keramaian.

Keterangan yang sama disampaikan Bunyamin (55), warga lainnya. Menurutnya, peristiwa aheng itu terjadi satu minggu setelah enam pohon ki hujan yang berusia ratusan tahun ditebang. Sepertinya, penghuni batu merasa sedih karena pohon keramat di sekitar tempat itu ditebangi.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Kebudayaan dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kab. Garut, Warjita mengaku belum melakukan penelitian terhadap asal mula batu tersebut. Dia pun menegaskan, informasi mengenai batu yang bisa menangis itu hanyalah mitos.

Dia juga belum bisa memastikan bentuk batu yang menyerupai wajah bayi itu apakah terjadi secara alami atau dibentuk oleh manusia di masa lalu.
(ayep setiadji/"GM")**