E-PAPER
ARSIP
kabar bandung
Minggu, 09 juni 2013 21:43 WIB

BBM Belum Naik, Harga Sembako Sudah Melonjak

KOSAMBI (GM) - Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan diumumkan pemerintah pada pertengahan bulan Juni 2013 ini sangat berimbas pada harga harga kebutuhan pokok di pasaran. Harga kebutuhan pokok masyarakatpun kini mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan data yang dihimpun klik-galamedia.com dilapangan ada beberapa komoditas yang akhir akhir ini mengalami kenaikan harga. Seperti halnya harga daging ayam, telur ayam, percabaian, gula pasir, gula merah, minyak goreng curah dan lainnya.

Seperti halnya yang diungkapkan Erwin, pedagang daging ayam di pasar Kosambi Bandung, Minggu (9/6/2013). Dikatakannya, rencana kenaikan harga BBM pada pertengahan bulan Juni nanti memang cukup mempengaruhi harga daging ayam. Saat ini harga daging ayam terus mengalami kenaikan harga, bahkan sejak kemarin harga daging ayam telah mencapai di kisaran Rp 29.000 hingga Rp 30.000/Kg.

"Baru rencana saja harganya sudah naik tinggi, apalagi nanti setelah pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM. Tentunya harganya akan terus naik," jelasnya.

Dikatakannya, kondisi tersebut jelas sangat memberatkan para pedagang. Tingginya harga daging ayam membuat para pedagang pun banyak yang mengalami kerugian, karena penjualan ayampun menjadi berkurang. Seperti dengan kenaikan harga sekarang ini, penjualan pun turun sekitar 30 persen, dari yang biasanya habis sekitar 60 ekor, kini paling hanya sekitar 30 ekor.

"Kita khawatir harga daging ayam akan melonjak terus, apalagi saat inipun masyarakat dihadapkan dengan moment ramadhan, karena biasanya pada moment ramadhan harga harga mengalami kenaikan. Jadi kalau harga BBM naik, maka ga kebayang berapa nantinya harga daging ayam naik," katanya.

Hal senadapun diungkapkan Dadang, pedagang sayuran di Pasar Cihaurgeulis Bandung. Dikatakannya, rencana kenaikan harga BBM pada pertengahan bulan Juni nanti memang telah mempengaruhi harga sayur sayuran di pasaran. Saat ini ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Seperti halnya cabe tanjung yang biasanya Rp 30.000 kini menjadi Rp 40.000/Kg. Begitu juga dengan Cabe Keriting dari yang tadinya Rp 25.000/kg, namun sudah 2 hari ini harganya naik menjadi Rp 45.000/kg. Bahkan harga Engkol pun naik Rp 2000/kg dari yang tadinya Rp 5000/kg kini menjadi Rp 7000/kg. Termasuk juga Tomat saat ini harganya mencapai Rp 6000 padahal sebelumnya hanya Rp 5000/kg.

"Yang paling tinggi itu kenaikan harga jengkol, harga jengkol terus mengalami kenaikan bahkan saat ini sudah mencapai Rp 60.000 /kg padahal normalnya hanya Rp 15.000/kg," katanya.

Begitu juga yang diungkapkan Ajang, pedagang sembako di pasar Palasari Bandung. Dikatakannya, saat ini harga harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan. Seperti halnya telur ayam, saat ini harganya sudah mencapai Rp 17.000/Kg padahal sebelumnya hanya Rp 15.500/kg.

Begitu juga dengan gula pasir saat ini harganya mencapai Rp 12.000/kg padahal sebelumnya hanya Rp 11.000/kg. Bahkan minyak goreng curahpun ikut mengalami kenaikan dimana saat ini harganya mencapai Rp 10.000/kg padahal sebelumnya Rp 9000gkg. Termasuk juga dengan harga gula merah saat ini harganya sudah mencapai Rp 15.000/kg padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 14.000/kg.

"Sekarang ini rata rata kenaikannya sekitar Rp 1000/kg. Tetapi sepertinya ini akan terus naik, seiring dengan moment jelang ramadhan, dan tahun ajaran baru," katanya.
agh