E-PAPER
ARSIP
kabar soreang
Kamis, 26 september 2013 01:03 WIB

Setiap BAB Harus menahan Sakit

Bocah 5 Tahun itu Tak Mempunyai Anus

CIMAUNG (GM) - Karena mengalami penyempitan usus besar, bocah yang masih berusia lima tahun, Indra Lesmana, warga Kp. Gambloh RT 01/RW 02 Desa Campakamulya, Kec. Cimaung, Kab. Bandung, harus menahan rasa sakit, terutama saat buang air besar (BAB). Sejak lahir, Indra mempunyai kelainan pada alat pembuangan BAB (anus) karena mengalami penyempitan usus.

Menurut nenek sang bocah, Idar Dasima (55), untuk bisa BAB, sejumlah alat harus dipasang di bagian badan cucunya itu. Diakuinya, kelainan yang menimpa cucunya itu diketahui sejak Indra Lesmana berumur dua bulan.

"Kami sudah memeriksakannya ke puskesmas terdekat. Dari hasil pemeriksaan, cucu saya dirujuk ke RS Al Ihsan Baleendah, dan kemudian dirujuk lagi ke RS Hasan Sadikin Bandung," cerita Idar yang ditemui wartawan di kediamannya di Cimaung Kab. Bandung, Rabu (25/9).

Dikatakan Idar, oleh tim medis rumah sakit, Indra Lesmana sudah tiga kali dioperasi agar bisa BAB normal seperti orang lain. Namun, hingga kini cucunya tetap saja tidak bisa BAB dengan normal. "Dia selalu kesakitan ketika akan BAB, walaupun sudah dioperasi tiga kali," tambahnya.

Karena belum menunjukkan hasil yang memuaskan dari operasi tersebut, Idar bersama anggota keluarganya memutuskan untuk tidak melanjutkan operasi bagi cucunya itu. Karena selain tidak tega melihat Indra yang selalu mengalami kesakitan pasca-operasi, juga karena faktor biaya.

"Kami sekeluarga sudah tidak punya biaya lagi untuk operasi cucu saya. Kami hanya bisa berharap, cucu saya bisa cepat sembuh dan bisa BAB normal seperti orang lain. Mudah-mudahan ada orang yang mau membantu. Kasihan juga kalau mau buang air harus pakai alat," harapnya.

Sementara Camat Cimaung, Hidayat Ramdan yang dikonfirmasi mengakui ada warganya yang mengalami kelainan akibat tidak mempunyai anus. Hidayat berjanji akan membantu penanganan Indra Lesmana.

"Pihak desa juga telah memberi laporan ke kecamatan agar bisa memberikan bantuan. Salah satu caranya yaitu dengan membuatkan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sekarang saya juga akan meminta bantuan Pemkab Bandung agar bisa membantu pengobatan Indra," katanya.

Menurut Hidayat, meski Indra telah ditangani, namun metabolismenya masih terganggu dan perkembangan tubuhnya juga tidak ideal. Bahkan berat badannya hanya 13 kilogram, padahal anak seusia Indra biasanya memiliki berat badan antara 16 hingga 17 kilogram.

"Dalam waktu dekat ini kami akan merujuk Indra ke rumah sakit agar bisa ditangani lebih lanjut," harapnya.
(B.81)**