E-PAPER
ARSIP
gemar
Minggu, 23 juni 2013 00:33 WIB

Di BTC, Murai Batu Tetap Menggeliat

LOMBA ocehan pada kelas murai batu dan anis merah, tetap menjadi tujuan utama para kicaumania. Pasalnya, lomba di dua jenis burung tersebut mengandung gengsi tersendiri. Tak mengherankan para penggemar anis merah dan murai batu banyak yang berburu lomba ke Bandung Timur Bird Club (BTC) di Jalan Soekarno-Hatta Bandung.

Kali ini anis merah Raja Murah andalan Restu asal Bandung, tampil menjadi juara pertama. Berkat raihan prestasinya itu, Raja Murah banyak diburu para kicaumani dengan harga mencapai puluhan juta rupiah.

Andrey Yulizal, kicaumania penghobi anis merah, murai batu, dan love bird ini sering berburu lomba BTC. Saat ini ia tengah mempersiapkan anis merah BK yang siap menjajal arena lomba. Sebelumnya, Andrey memiliki love bird Lovanda yang sempat ditawar kicaumania asal Jakarta dengan nilai Rp 100 juta. Bahkan, burung ini siap ditukar dengan sepeda motor Harley Davidson.

Burung yang sempat unjuk kualitas di BTC di antaranya murai batu Jugador (Hendra/Balaga BC), anis merah Naga Puspa (Wendy/Ujungberung), dan anis merah Rahwana (H. Deden/ Ujungberung). Mereka menjadi petarung sejati di arena lomba.

Sementara itu, bersamaan dengan pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Minggu (23/6), latber rutin Buncir BC untuk sementara diliburkan. Soalnya, arena lombanya digunakan untuk tempat pemungutan suara. Pada Minggu mendatang, Buncir BC kembali akan menggelar lomba.
(engkos kosasih/"GM")**