E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Senin, 17 juni 2013 11:55 WIB

Ditanya Kesiapannya Jadi Tersangka, Dada Rosada Pasrah

merdeka.com
WALI KOTA BANDUNG DADA ROSADA
JAKARTA (GM) - Wali kota Bandung Dada Rosada pagi ini kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK. Dada mengaku sehat dan siap menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus suap penanganan perkara korupsi dana Bansos Pemkot Bandung.

"Alhamdulillah (sehat)," ujar Dada mengenakan kemeja putih di Gedung KPK Jakarta, Senin (18/6/2013).

Beberapa hari lalu, Dada jatuh sakit lantaran keletihan dan stres dengan kasus yang dialaminya. Kini, ia badannya sehat kembali.

Saat ditanya apakah dia siap menjadi tersangka, Dada pasrah. Menurutnya, dia akan melihat perkembangan kasusnya di KPK. "Ya nanti perkembangan aja," ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan, Pimpinan KPK dan tim penyidik beserta satgas kasus ini melakukan gelar perkara terkait status Dada. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan pihaknya akan membuka penyelidikan baru terkait kasus Dada Rosada ini.

Apalagi, pengakuan mantan anak buah Dada, Edi Siswadi mengaku dirinya diperintahkan oleh atasannya Wali kota Bandung Dada Rosada untuk mengumpulkan uang suap dalam penanganan perkara korupsi dana bansos. Uang itu dikumpulkan dari para pejabat Pemkot Bandung untuk menyuap Hakim Setyabudi Tejocahyono yang menjadi Ketua Majelis Hakim perkara itu.

"Ya seperti itulah," ujarnya usai diperiksa KPK, Senin (10/6) lalu.

Edi yang diperiksa selama 7 jam itu mengaku Dada memerintahkan dirinya untuk mengkoordinir duit urunan dari para pejabat Pemkot itu. Lalu Edi pun berkoordinasi kepada Kepala-kepala Dinas untuk mengumpulkan duit urunan itu.

Atas keterangan Edi itu, KPK langsung melakukan validasi. Apakah keterangan itu bisa menjadi alat bukti yang cukup untuk menjerat Dada.
mdk