E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Rabu, 29 mei 2013 00:17 WIB

Dua Mayat Ngambang di Sungai Citarum

BATUJAJAR (GM) - Dua sosok mayat laki-laki ditemukan warga di Sungai Citarum, tepatnya di bawah jembatan BBS di Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/5). Satu mayat diperkirakan berusia 10 tahun dan diduga terbawa arus dari Ciparay dua hari lalu. Sementara mayat yang satunya lagi diperkirakan berusia 35 tahun.

Saksi mata, Toni (12), mengaku menemukan mayat tersebut sudah terapung dan berada di pinggir Sungai Citarum pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, satu mayat dalam posisi telentang tanpa mengenakan busana. Sedangkan yang satunya lagi terbujur kaku dengan posisi telungkup. Jasad keduanya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk.

"Saya melihat mayat itu pagi hari tadi (kemarin, red). Lalu saya laporkan pada warga lainnya," ujarnya di lokasi kejadian.

Mayat baru bisa diangkat ke darat pukul 12.00 WIB, setelah menunggu tim identifikasi dari Polres Cimahi. Selanjutnya dibawa ke Mapolsek Batujajar untuk ditangani lebih lanjut.

Penemuan mayat ini dibenarkan Kapolsek Batujajar, AKP Agus Wahidin. Menurutnya, salah satu mayat diduga bocah berusia 10 - 13 tahun. Sedangkan, satu mayat lagi usia antara 30 - 35 tahun dengan ciri-ciri rambut lurus tebal. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna cokelat dan celana jins pendek warna biru. Di dalam saku celananya ditemukan dua anak kunci.

"Setelah dilakukan identifikasi di lokasi kejadian, pada kedua tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan, korban tewas terbawa hanyut selama dua hari," jelasnya.

Sambil menunggu penanganan lebih lanjut, jasad kedua korban disimpan di Polsek Batujajar. Menurut informasi, salah satu korban diduga Muhammad Gilang Zanwar (11), warga Kampung Cikotok, RT 04/RW 04 Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, yang terpeleset di Bendungan Curug Cigede aliran Sungai Cirasea, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/5) lalu.

"Tadi (kemarin, red) saya sudah menghubungi Polsek Ciparay untuk memberitahukan penemuan mayat bocah ini dan meminta aparat kepolisian Ciparay menghubungi keluarganya," paparnya. Ditambahkan, jika tidak ada pihak keluarga yang mengakuinya, kedua mayat tersebut akan dikirim ke RSHS Bandung.
(B.84)**