E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Jumat, 14 februari 2014 08:34 WIB

Gunung Kelud Meletus

KEDIRI (GM) - Akibat erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada Kamis (13/2/2014) malam sekitar pukul 22.50 WIB sejumlah material dari perut gunung seperti abu dan pasir. Hujan abu dan pasir ini tidak hanya menutupi daerah sekitar gunung seperti Kediri, namun telah mencapai Solo.

"Hujan abu dari tadi, sekitar pukul 01.30 sampai pukul 05.00 WIB masih terjadi," kata salah seorang warga Solo, Aryo kepada merdeka.com, Jumat (14/2) dini hari.

Abu yang berwarna putih kecokelatan menutup sebagian rumah warga dan jalan raya. "Ini pekarangan rumah saja sampai tertutup abu," ujarnya.

Selain Solo, warga Kebumen juga melaporkan terjadinya hujan abu di wilayah mereka. Ketebalan abu pun juga cukup tebal meski tidak sebanyak di Solo.

Dilansir Mitigasi BPBD Kediri, Jumat (14/22014), sebaran abu yang dikeluarkan dari perut gunung telah mencapai pantai selatan di Pulau Jawa. Kawasan di Yogyakarta, Pacitan, Blitar dan sekitarnya juga dihujani abu vulkanik.

Sebaran abu tersebut terpantau langsung dari satelit cuaca MTSAT sekitar pukul 03.00 WIB. Diperkirakan, sebaran abu akan meluas mengingat letusan sisa letusan masih bertebaran di udara.

Tiga bandara ditutup
Otoritas penerbangan memutuskan menutup tiga bandara yang terkena dampak erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur. Tiga bandara tersebut antara lain yakni Bandara Juanda (Surabaya), Adi Sucipto (Yogyakarta), dan Adi Soemarmo (Solo). Otomatis, aktivitas penerbangan ditiadakan.

"Ya ada tiga bandara yang ditutup akibat debu vulkanik, itu ada Adi Sucipto, Adi Soemarmo dan Juanda," ujar Kapuskom Kementerian Perhubungan, BambangoErvan, Jumat (14/2/2014). Dia menuturkan, aktivitas penerbangan di Bandara Adi Sucipto resmi ditutup hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kondisi bandara tidak memungkinkan untuk operasional maskapai penerbangan. "Kondisi bandara dan jalan raya sudah tertutup abu vulkanik," katanya. "Jarak pandang kurang dari 500 meter," tambahnya.

Hal serupa juga diberlakukan di Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Juanda. Aktivitas dan operasional dihentikan mulai pagi ini mengingat jarak pandang di runway kurang dari 100 meter. Kondisi appron dan jalan raya di sekitar bandara sudah tertutup oleh abu vulkanik.

"Dua penerbangan uji coba rute baru maskapai Garuda Indonesia pagi ini sudah dibatalkan dikarenakan kondisi bandara yang tertutup abu vulkanik," jelasnya.

Kerugian material akibat berhentinya aktivitas penerbangan harus ditanggung operator maskapai penerbangan masing-masing.

"Itu urusan masing-masing maskapai. Kemenhub hanya menjalankan aturan. Untuk sampai kapan ditutup ya tunggu sampai abu vulkanik bersih," pungkasnya.
mdk