HOME BERITA UTAMA TATAR BANDUNGHIBURANOTOMOTIF & TEKNOLOGI OLAHRAGA KISAH LORONG TAJUK SKETSA
OLAHRAGA
Selasa, 09 Februari 2010
PERSIK VS PERSIB
Meredam Dendam!
KEDIRI,(GM).-
Aroma balas dendam dipastikan akan menyelimuti pertandingan Persik Kediri kontra Persib Bandung di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2) sore ini. Saat "Maung Bandung" berusaha mencuri poin, kubu "Macan Putih" tidak ingin dipermalukan untuk kedua kalinya.

Selasa, 09 Februari 2010
Atep, "Siap Main"
KEDIRI,(GM).-
Gelandang Persib Bandung, Atep yang sehari sebelumnya dikabarkan terserang deman, telah tiba di Kediri pada Senin (8/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Atep tampak telah sehat dan kembali bugar. Mantan pemain Persija Jakarta ini pun menyatakan siap menghadapi Persik pada laga hari ini.

Selasa, 09 Februari 2010
Umuh, "Peluang Mempertahankan Kosin Tipis"
Markus Tinggal Teken Kontrak
KEDIRI,(GM).-
Manajemen Persib Bandung akhirnya mengakui telah resmi mengontrak penjaga gawang tim nasional Indonesia, Markus Horison. Penjaga gawang yang kini mengganti namanya menjadi Markus Haris Maulana itu direkrut karena peluang mempertahankan penjaga gawang Thailand, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool semakin tipis.

Selasa, 09 Februari 2010
Gismah di Balik Sukses Jaya
DI balik kesuksesan seorang laki-laki, seringkali tak lepas dari seorang perempuan. Hal seperti itu tergambar dari pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono. Kesuksesannya sebagai seorang pemain sepak bola dan pelatih tak lepas dari peran sang istri, Gismah Mujayanah (45).

Selasa, 09 Februari 2010
Menjamu PSIS di Stadion Si Jalak Harupat Sore ini
Menanti Strategi Kejutan Persikab
SOREANG,(GM).-
Meski belum mendapatkan gaji bulan Januari 2010, namun para pemain Persikab tetap berkonsentrasi saat menjamu PSIS Semarang, dalam pertandingan lanjutan Grup II Kompetisi Divisi Utama 2009/2010, di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Selasa (9/2) pukul 15.30 WIB.

Selasa, 09 Februari 2010
Jajat, "Jangan Ada Rasisme"
SOREANG,(GM).-
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persikab Kab. Bandung akan menjalani hukuman percobaan saat menjamu PSIS Semarang sore ini. Hukuman percobaan dengan ancaman denda Rp 200 juta dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, karena para penonton dinilai melakukan tindakan intimidasi dan rasisme saat Persikab menghadapi Persiba Bantul, Minggu (17/1) lalu.

Selasa, 09 Februari 2010
Wakili Kab. Bandung ke Tingkat Provinsi
SMAN 1 Margahayu Kampiun
SOREANG,(GM).-
SMAN 1 Margahayu memastikan diri menjadi wakil Kab. Bandung pada Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat provinsi, setelah pada pertandingan terakhir menang 6-0 atas SMK Bandung Timur, di lapangan luar Stadion Si Jalak Harupat, Senin (8/2).

Selasa, 09 Februari 2010
Jabar Tuan Rumah PON 2016
Dukungan PB Cabor Terus Berdatangan
PAJAJARAN,(GM).-
Sepuluh pengurus daerah (pengda) cabang olahraga (cabor) telah meminta dukungan pengurus besar (PB) agar Jawa Barat bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Ke depan diharapkan seluruh cabor melakukan hal serupa dalam menggalang dukungan PB. Demikian dijelaskan Ketua II KONI Jabar, Amung Ma'mun di Gedung KONI Jabar, Jln. Pajajaran, Senin (8/2).

Minggu, 04 Oktober 2009
11 Perguruan Silat Ikut Sirkuit Seri III
PAJAJARAN,(GM)-
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat akan menggelar sirkuit seri III Kejuaraan Antarperguruan Silat se-Jabar pada 20-21 Oktober mendatang di Kota Bandung. Diperkirakan 10 perguruan plus Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) akan ikut sirkuit kali ini.

"Sebelumnya, Bekasi memang mengajukan diri menjadi tuan rumah. Tetapi berdasarkan masukan dari perguruan, akhirnya dilaksanakan di Kota Bandung. Hal itu didasari anggaran cukup besar yang harus dikeluarkan perguruan jika dilaksanakan di Bekasi. Sedangkan jika di Kota Bandung, anggaran bisa lebih ditekan," ujar Ketua II IPSI Jabar, Maryatno di Sekretariat IPSI Jabar, Kamis (1/10).

Selain itu, sebelumnya seri III akan dilaksanakan pada 17-18 Oktober. Namun karena sebagian pesilat perguruan tengah mewakili Jabar dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Sumatra Selatan, maka akhirnya diundur pada 20-21 Oktober.

Menurut Maryatno, sirkuit ini dirancang IPSI Jabar untuk memberikan kesempatan kepada para pesilat dari perguruan untuk menambah jam terbangnya. Karena, di Jabar masih sangat sedikit even yang diperuntukkan bagi perguruan untuk bertanding. Padahal, perguruan merupakan titik awal lahirnya pesilat andal.

"Kita memang sengaja rentang pelaksanakan seri setiap 3 bulan sekali. Ini menjadi ajang uji coba setelah mereka melakukan latihan di perguruannya," jelasnya.

Diakui Maryatno, sirkuit pencak silat ini memang tidak menyediakan penghargaan berupa materi. Karena, sirkuit ini terselenggara hanya mengandalkan pendaftaran dari perguruan. "Tetapi memang itu keinginan dari perguruan. Mereka ingin agar ada wadah untuk melakukan uji coba pesilatnya," ungkapnya.

Hal lain yang didapat pada sirkuit ini, lanjut Maryatno, setiap pesilat dapat melakukan 2-3 kali pertandingan dalam sehari. Hal ini berbeda dengan kejuaraan yang biasa digelar. Sehingga, pesilat yang ikut memang harus benar-benar siap.

"Kita ingin mencontoh karate atau taekwondo. Mereka bisa melaksanakan 2-3 kali tanding dalam sehari. Kenapa pencak silat tidak?" ujarnya.

Pada sirkuit seri III ini, setiap perguruan dapat mengirimkan 8 atletnya yang terdiri dari 5 atlet putra dan 3 atlet putri.

Sedangkan grandfinal, IPSI Jabar tengah mengkaji kemungkinan di gelar di pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Hal itu untuk menunjukkan kepada publik, bahwa pencak silat merupakan olahraga yang layak ditonton. (B.98)**

copyright © 2001 www.klik-galamedia.com