HOME BERITA UTAMA BANDUNGSOREANGCIMAHIPADALARANGJATINANGORDAERAHHIBURANSHOPPINGRAMADAN OLAHRAGA KISAH
BERITA UTAMA
Jumat, 03 September 2010
1.494 Bus untuk Pemudik
DIPONEGORO,(GM).-
Menjelang arus mudik 2010, Dinas Perhubungan Kota Bandung siap menyediakan 1.494 unit bus di dua terminal yang ada di Kota Bandung. Bahkan Dishub pun memperkirakan terjadi lonjakan penumpang sebanyak 10% dibandingkan arus mudik pada tahun sebelumnya.

Jumat, 03 September 2010
Pemprov Anggarkan Rp 3 Miliar
DIPONEGORO,(GM).-
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengeluarkan anggaran Rp 3 miliar lebih untuk bantuan instansi vertikal, seperti Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi. Bantuan anggaran tersebut termasuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Jumat, 03 September 2010
Dishub Sediakan 10 Pos Pengaduan
TASIKMALAYA,(GM).-
Dinas Perhubungan membuka 10 posko pengaduan di 10 terminal utama di wilayah Jawa Barat. Pembentukan posko tersebut untuk menyediakan laporan dan pengaduan penumpang ketika merasa ditelantarkan atau diperlakukan semena-mena oleh perusahaan otobus (PO).

Jumat, 03 September 2010
Lingkar Nagreg Sulit Dilewati Truk
CIREBON,(GM).-
Jalan Lingkar Nagreg mulai dibuka untuk umum hari ini, Jumat (3/9) atau H-7 Lebaran 2010. Namun pemerintah masih melakukan pelebaran di jalur tersebut, yaitu pada tanjakan Citiis dengan lebar 3 meter.

Jumat, 03 September 2010
Asep, "Masa Tender Rp 700 Juta, Penghitungannya Kacau"
Dewan Pertanyakan Tender IT
TAMAN KOPO,(GM).-
Anggota Komisi A DPRD Kab. Bandung, Kamis (2/9) mendatangi kantor KPU setempat di Jln. Taman Kopo Indah. Mereka meminta kejelasan KPU terkait masalah IT yang digunakan untuk quick count (QC), perekrutan operator IT, dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya.

Jumat, 03 September 2010
Empat Kesalahan KPU Kab. Bandung
BLK. FACTORY,(GM).-
Kisruh pasca-Pemilukada Kab. Bandung tidak lepas dari peran yang dilakukan KPU setempat. Menurut pemantauan yang dilakukan Lembaga Survei Nasional (LSN) yang beralamat di Jln. Jend Ahmad Yani No. 2 Jakarta, sedikitnya ada empat kesalahan fatal yang dilakukan lembaga yang dipimpin Osin Permana tersebut.

Jumat, 03 September 2010
116 Rumah Disapu Puting Beliung
KATAPANG,(GM).-
Sedikitnya 116 rumah di RW 08, 09, dan RW 10 di Desa Pangauban, Kec. Katapang, Kab. Bandung rusak akibat serangan angin puting beliung, Kamis (2/9) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang membuat kepanikan tersebut.

Rabu, 16 Desember 2009
Program Eliminasi Dilanjutkan
Penderita Filariasis Capai 11.699 Orang
SOREANG,(GM)-
Penderita kronis penyakit filariasis (kaki gajah) yang tersebar di 386 kab./kota di Indonesia hingga Oktober 2009 telah mencapai 11.699 orang. Untuk menekan angka itu, Departemen Kesehatan (Depkes) RI akan meneruskan program eliminasi filariasis.

Demikian dikatakan Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsi, M.P.H., Dr., P.H. saat melakukan pertemuan lintas sektor program eliminasi filariasis di Gedung Moch. Toha Pemkab Bandung, Selasa (15/12).

Menurut Endang, program eliminasi filariasis harus terus dilanjutkan. Terlebih hasil pemetaan nasional, sekitar 40 juta orang di Indonesia darahnya mengandung cacing filaria yang mudah ditularkan melalui perantara nyamuk.

"Dampak filariasis yang dirasakan penderita bukan hanya cacat seumur hidup. Tapi sumber daya mereka pun akan turun karena hidupnya akan tergantung pada orang lain," jelasnya.

Dituturkan, tahun ini pemerintah menargetkan pengobatan massal untuk 32 juta penduduk. Pengobatan massal ini juga akan dilakukan selama 5 tahun berturut-turut.

"Obat yang diberikan Diethyl Carbamazine Citrate (DEC) dan Albendazole. Saya tegaskan obat ini aman dikonsumsi dan merupakan rekomendasi WHO (World Health Organization). Buktinya 83 negara lain di dunia sudah melakukan pengobatan massal," katanya.

Disinggung tentang adanya korban di Kab. Bandung yang meninggal, diduga usai minum obat filariasis, Endang menegaskan, hasil pemeriksaan dan investigasi di lapangan, kematian para korban bukan karena obat filariasis, melainkan karena penyakit lain.

Terus dilanjutkan

Sementara Bupati Bandung, Obar Sobarna menuturkan, pengobatan massal pencegahan filariasis akan terus dilanjutkan, sesuai tahapan yang disampaikan pihak Depkes RI. Untuk ke depan pihaknya juga akan mengoptimalkan pendataan dan sosialisasi, sebelum pengobatan massal kedua tahun 2010 dilakukan.

Dalam melanjutkan pengobatan massal ini, lanjut Obar, pihaknya juga akan menambah anggaran untuk sosialisasi dan lainnya.

Hal yang sama dikatakan Kadinkes Jawa Barat, dr. Alma Luchyati. Menurutnya, dalam waktu dekat pengobatan massal akan dilakukan di kab./kota lain di Jawa Barat. Sejumlah kota yang akan melakukan pengobatan massal ini, di antaranya Subang, Depok, dan Bogor. Sedangkan 24 kota/kab. lainnya di Jabar sudah melakukan pengobatan massal ini.

Dihentikan

Sementara itu, petugas Polres Bandung akhirnya menghentikan penyelidikan terkait kematian warga Kab. Bandung yang diduga usai minum obat pencegahan filariasis. Sebab hasil pemeriksaan laboratorium Mabes Polri dan Laboratorium Institut Teknologi bandung (ITB), obat filariasis tersebut aman dikonsumsi.

"Hasil pemeriksaan laboratorium, obat tersebut aman dikonsumsi dan kematian korban bukan karena obat filariasis. Karena tidak terbukti, penyidikan kami hentikan," ujar Kapolres Bandung, AKBP Imran Yunus.

Tidak adanya indikasi para korban meninggal akibat obat pencegahan filariasis, lanjutnya, diperkuat juga dengan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, baik dari keluarga korban maupun pihak Dinkes Kab. Bandung. Korban meninggal karena sebelumnya ada latar belakang menderita penyakit lain. (B.97)**
Share

copyright © 2001 www.klik-galamedia.com