HOME BERITA UTAMA BANDUNGSOREANGCIMAHIPADALARANGJATINANGORDAERAHOPINIHIBURANESKULRAMADAN OLAHRAGA KISAH
LORONG-LORONG KOTA KEMBANG
Senin, 08 Februari 2010
Terdampar di Bandung Jualan Kopi Keliling
MENCARI nafkah untuk bertahan hidup di kota besar seperti Kota Bandung, menjadi alasan bagi Surti, wanita asal Kebumen berjualan kopi keliling. Berbekal berbekal kotak plastik dan termos, Surti berkeliling menjajakan kopi.

Minggu, 07 Februari 2010
Berharap Menjadi PNS
AWAL tahun 2010 merupakan masa yang sulit dan berat bagi Dadang (27), seorang tenaga kerja kontrak (TKK) di salah satu instansi Pemprov Jabar. Pasalnya, hampir semua temannya sesama TKK di instansi tersebut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sabtu, 06 Februari 2010
Awalnya Selalu Rugi
BANYAK jenis usaha yang telah dijalani Dindin (39) untuk menghidupi keluarganya. Namun, dari sekian banyak usahanya tersebut, tidak ada satu pun yang bertahan lama karena selalu saja merugi.

Jumat, 05 Februari 2010
Membersihkan Endapan Lumpur di Jalan
HUJAN deras yang mengguyur kawasan lahan kritis di sejumlah desa di Kec. Kertasari, Kab. Bandung, ternyata menjadi sumber pendapatan bagi sejumlah warga. Pasalnya lahan kritis yang digunakan untuk lahan pertanian sering menimbulkan erosi dan aliran lumpurnya sebagian jatuh ke badan Jalan Raya Kertasari.

Kamis, 04 Februari 2010
Pengumpul Barang Bekas
PENGANGGURAN semakin banyak. Selain karena sulit mendapatkan lapangan kerja, membuka usaha pun tidak semudah yang dibayayngkan karena banyak saingan. Akibatnya pekerjaan dan usaha apa pun dilakukan asal menghasilkan uang meski harus menanggalkan gengsi.

Rabu, 03 Februari 2010
Sol Sepatu Keliling
"SOL spatu..sol spatu..." teriakan itu terdengar nyaring, melengking, hingga mengundang reaksi mereka yang mendengarnya. Suara itu saling berebut perhatian dengan teriakan lainnya, "Sayur..sayur.." atau "Tahu..tahu lembang...".

Selasa, 02 Februari 2010
Lebih Menguntungkan Pakai Sepeda Motor
HARUS diakui, saat ini sepeda motor memang telah menjadi "raja" di jalanan Kota Bandung. Setiap hari diperkirakan puluhan ribu sepeda motor memadati jalan-jalan di Kota Bandung.

Senin, 01 Februari 2010
Terpaksa Menjadi PRT
MENJADI pembantu rumah tangga (PRT) memang bukanlah pilihan menarik. Namun terkadang nasib yang dilatarbelakangi kekurangan ekonomi menjadi persoalan klise yang sering mengantarkan seseorang untuk menjadi pembantu rumah tangga.

Minggu, 31 Januari 2010
Memantau Ketinggian Air Sungai Citarum
SAAT turun hujan deras, warga Majalaya pasti sibuk dengan rutinitas tahunannya. Bebenah, mulai dari mempersiapkan kayu penghalang air, mengeluarkan air dari rumah dengan menggunakan ember, hingga membersihkan rumah dari sisa air dan lumpur. Itu dilakukan warga Majalaya hampir setiap tahun.

Sabtu, 30 Januari 2010
Informan atau Agen Asing?
NAMA yang diakuinya adalah Agus. Usianya sekitar 45 tahunan. Tiba-tiba saja laki-laki ini muncul di sekitar Gedung Sate ketika aksi unjuk rasa 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono, dua hari lalu.

Sabtu, 06 Februari 2010
Awalnya Selalu Rugi
BANYAK jenis usaha yang telah dijalani Dindin (39) untuk menghidupi keluarganya. Namun, dari sekian banyak usahanya tersebut, tidak ada satu pun yang bertahan lama karena selalu saja merugi.

Sejak lulus SMA, sekitar tahun 1988, Didin sudah hidup mandiri dan memilih berwiraswasta. Dunia konveksi, katering, dan rental komputer sudah ia lakoni. Tapi karena belum berjodoh, Dindin selalu saja gagal.

"Saya sudah berusaha keras untuk memenej usaha tersebut dengan sangat baik. Namun, hasilnya sangat jauh dari harapan," ujarnya kepada "GM", belum lama ini.

Kondisi perekonomian keluarganya yang bisa dibilang tidak stabil akhirnya membuat rumah tangganya hancur berantakan. Istrinya menggugat cerai sekitar empat bulan yang lalu dengan alasan Dindin tidak bisa mencukupinya secara lahiriah.

"Di tengah keterpurukan, istri saya menggugat cerai dengan alasan ekonomi. Kondisi ini membuat mental saya anjlok. Saya tidak pernah menyangka sedikit pun kalau istri akan melakukan hal tersebut," katanya.

Karena sudah tidak bisa diperbaiki lagi, akhirnya Dindin berpisah dengan istrinya. Kini ia harus menanggung dua buah hatinya yang masih balita dan membutuhkan kasih sayang seorang ibu. "Terpaksa saya menjadi single parent untuk kedua anak saya karena mantan istri saya tidak mau diberatkan oleh kedua anak saya," katanya.

Beuntung di tengah keterpurukan tersebut, Dindin mempunyai keluarga yang terus mendukungnya untuk tetap tegar menghadapi segala cobaan hidup. Lambat laun Dindin pun mampu kembali berdiri untuk terus berjuang menghidupi kedua anaknya yang masih memerlukan perhatian. "Awalnya saya sempat frustrasi. Tapi kini saya sudah kuat kembali supaya bisa membesarkan kedua anak saya," ungkapnya.

Dibantu adiknya, Dindin kini kembali merintis usaha di bidang konveksi. Usaha yang dilakukannya saat ini bisa dibilang cukup lumayan. Pesanan dari konsumen terus mengalir setiap bulan, sehingga rezeki yang ia peroleh cukup lumayan.

"Alhamdulillah, meski masih merangkak, usaha konveksi jaket yang saya tekuni terus berkembang. Semoga saja usaha kali ini berhasil supaya saya bisa tetap membiayai kedua anak saya," katanya. (andri ridwan fauzi/"GM")**
Share

copyright © 2001 www.klik-galamedia.com