E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Minggu, 03 maret 2013 00:19 WIB

Persib Jamu Persija Sore Ini

Jangan Tegang

rifan
Persib Bandung vs Persija Jakarta
A. YANI (GM) - Partai klasik di Liga Super Indonesia (LSI) 2013 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta akan terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (3/3) sore ini. Sadar laga tersebut bisa membuat para pemain merasa terbebani, pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengingatkan pasukannya untuk bermain lepas.
Bahkan Djanur berharap pemain tidak mempedulikan siapa lawan yang akan dihadapi. Sebaliknya, pemain harus menganggap semua lawan sama harus dikalahkan. Kuncinya bermain lepas dan bekerja keras.

Djanur juga mengingatkan walaupun kondisi tim "Macan Kemayoran" tidak sebaik musim-musim sebelumnya, namun tetap harus diwaspadai. Mantan pelatih Pelita Jaya ini menginginkan Firman Utina cs tidak menganggap remeh lawan.

"Saya harapkan ketemu Persija tampil dari menit awal sudah lepas tanpa kendala lagi. Tidak usah tim melihat seperti apa, pokoknya kita harus bekerja keras," jelasnya kepada wartawan ditemui di Mes Persib Bandung, Jln. A. Yani, Sabtu (2/3).

Djanur menginginkan Dzumafo dan kawan-kawan bermain serius. Walaupun Persija didominasi pemain muda, harus tetap fokus dan tampil tenang. Pasalnya, Persija dinilai Djanur memiliki tipe permainan yang mengandalkan kecepatan.

"Kita tidak berandai-andai tim lemah atau gimana, buktinya mereka bisa mengalahkan Persita. Kita antisipasi pemain muda Persija. Karena banyak pemain muda cukup potensial, dan harus dihadapi dengan serius dan tenang. Mereka punya kecepatan," jelas Djajang.

Full team

Sementara itu, pelatih Persija, Iwan Setiawan mengatakan, timnya kini dalam kondisi full team dan siap bertanding. Apalagi pemainnya tidak ada yang dilanda cedera maupun hukuman akumulasi kartu kuning.

"Persiapan tim bagus, latihan pun bagus, baik semuanya. Pemain tidak ada yang cedera dan tidak ada akumulasi. Kita siap untuk bertanding besok," kata Iwan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (2/3).

Menurut Iwan, di mana pun dan siapa pun lawannya, setiap pemain harus siap bermain di bawah tekanan dari faktor-faktor yang mungkin terjadi di pertandingan. "Pemain harus siap dengan kondisi apa pun. Di mana-mana tekanan pastinya selalu ada di dalam setiap pertandingan," jelasnya.

Sadar Persib dihuni banyak pemain bintang, Iwan enggan memfokuskan pengawalan secara individu. Sebaliknya, kolektivitas tim "Maung Bandung" yang menjadi fokus harus diwaspadai dalam laga nanti.

"Persib banyak pemain bagus, sebenarnya kalau diwaspadai, ya samalah semuanya harus diwaspadai. Ada Sergio van Dijk, Herman Dzumafo, Kenji Adachihara, mereka bagus," ungkapnya.

Ditunggu

Menurut Iwan, bertanding melawan Persib merupakan momen yang selalu ditunggunya setiap musim kompetisi. Salah satu yang sangat dirindukannya adalah suasana di luar lapangan, yang mengharuskan mengendarai kendaraan militer, Barracuda saat berangkat menuju lapangan

"Saya tidak tegang. Malah itu yang paling dinantikan. Pengalaman luar biasa lawan Persib, ketika naik Barracuda itu mantap. Dan itu yang belum aku rasakan. Itu pengalaman bagus. Kalau aku tidak melatih Persija mungkin aku hanya naik kendaraan biasa," katanya.

Dan satu lagi ujiannya adalah mental menghadapi tekanan suporter tuan rumah. "Kita akan melawan tim yang punya pendukung dengan fanatisme tinggi, apalagi kalau main di Bandung. Kalau kita datang dengan tidak bermodalkan mental yang hebat, jangan berharap banyaklah untuk pertandingan besok," ujarnya.

Meskipun demikian, dirinya tidak mau dianggap remeh walaupun hanya bermodalkan pemain muda yang masih membutuhkan pengalaman. Iwan akan berkerja keras untuk mencuri poin di kandang lawan. "Bagaimanapun, kami tidak mau dianggap remeh, dan kami meyakinkan bahwa kami pun tim yang hebat," tegasnya.
(B.119)**