E-PAPER
ARSIP
kabar jatinangor
Sabtu, 14 september 2013 00:56 WIB

Kemenag Gencar Bina Guru MI dan MTs

JATINANOR (GM) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang gencar melakukan pembinaan terhadap guru madrasah, mancakup madrasah ibtidaiah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), dan madrasah aliah (MA) di Sumedang.

Tujuannya agar mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Sumedang semakin baik. Pembinaan merupakan upaya Kemenag dalam melahirkan peserta didik yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Kepala Kemenag Kabupaten Sumedang, H. Ilih Permana didampingi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat H. Bisri kepada wartawan di Jatinangor, Kamis (12/9) mengatakan, pihaknya memfokuskan pembinaan terhadap semua guru madrasah di Sumedang.

"Pembinaan tak hanya kepada para guru, tetapi mencakup program seperti Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk siswa. Pembinaan program BOS diimplementasikan melalui monitoring dan evaluasi (monev) dan monev dilakukan tim pegelola BOS dari Kab. Sumedang," terangnya.

Langkah tersebut sudah direalisasikan di beberapa madrasah seperti di Wado dan Tanjungkerta. Selanjutnya, semua madrasah didatangi tim monev program.

"Teknisnya, kita terjun ke semua madrasah dan diikuti kepsek, bendahara, dan operator komputer," ujarnya.

Untuk program BOS yang dalam implementasinya termasuk Bantuan Siswa Miskin (BSM), Kemenag masih mendata melalui Persatuan Guru Madrasah (PGM).

Kemenag Sumedang masih melakukan pendataan untuk program Kurikulum Madrasah 2013 yang rencananya akan diberlakukan pada 2014 mendatang. "Kurikulum 2013 lebih menitikberatkan pembinaan akhlak siswa," ujarnya.
(B.115)**