E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Rabu, 14 agustus 2013 00:27 WIB

Kloter Awal Haji 9 September 2013

SUPRATMAN (GM) - Petugas haji yang tergabung dalam Tim Petugas Haji Indonesia TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Jawa Barat, siap mendampingi seluruh calon jemaah haji yang jumlahnya 29.088 calhaj. Sedangkan pemberangkatan jemaah haji dari daerah mulai 9 September 2013 dan menginap di Asrama Haji Bekasi untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Drs. H. Buchori, M.M. saat ditemui "GM" di sela-sela open house di rumah dinas Kanwil Kemenag Jabar, Jln. Supratman No. 32 Bandung, Selasa (13/8) mengatakan, secara umum para petugas sudah siap untuk mendampingi. Meskipun kuota haji untuk Jawa Barat tahun ini berkurang dari 37.237 orang menjadi 29.088 orang.

"Pengurangan ini terjadi setelah penetapan dari pihak Saudi Arabia dan calon jemaah yang batal berangkat tahun ini harus mengambil hikmahnya," katanya.

Buchori menyatakan, para petugas telah mendapat pelatihan tugas nasional untuk mendampingi jemaah. Mereka akan memberikan pelayanan, bimbingan serta perlindungan kepala setiap calhaj.

"Seluruh petugas telah mengikuti pelatihan dan berbagai kegiatan di Kemenag Pusat dan Kanwil Depag Jabar untuk melayani dan melakukan bimbingan bagi calon jemaah, sejak mulai berangkat hingga di Arab Saudi," katanya.

Sementara dampak pemotongan kuota haji, lanjut Buchori, sebanyak 34 calon petugas haji gagal berangkat meski mereka telah mengikuti pelatihan secara khusus.

"Kita belum menetapkan petugas yang akan berangkat atau tidak nanti, sekaligus dengan qur'ah (pengundian, red) dalam penentuan pemberangkatan kelompok terbang," kata Buchori.

Pengundian kloter akan berlangsung pekan ini setelah turun pembagian kloter dari Kemenag Pusat.

Menyinggung daerah yang menjadi kloter awal, Buchori menyatakan, seluruh daerah mempunyai peluang untuk berangkat sebagai kloter awal. Namun tetap harus berdasarkan qur'ah serta tidak ada masalah dalam paspor dan visa.

"Kita tidak bisa berandai-andai karena penentuan kloter harus berdasarkan qur'ah. Kecuali bila ada daerah yang tidak siap untuk berangkat sebagai kloter awal, ini dapat diserahkan kepada daerah yang siap," katanya.

Sedangkan secara umum, lanjut Buchori, petugas haji kab./kota sudah tidak ada masalah lagi dalam proses pembuatan paspor haji. "Umumnya pengerjaan paspor di daerah sudah rampung semua, tinggal proses visa yang kini terus berjalan," ujarnya.

Sementara Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kab. Bandung Barat, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. mengatakan, pihaknya sudah siap dalam pembuatan paspor. Tinggal menunggu visa jemaah yang jumlahnya 882 orang, dari kuota jemaah haji Kab. Bandung Barat sebanyak 1.102 orang.

"Kita siap saja bila mendapat perintah untuk berangkat sebagai kloter awal, mengingat paspor jemaah sudah siap semua," kata Agus.

Pihaknya juga bersyukur bila diberi kepercayaan untuk berangkat sebagai kloter awal Jawa Barat. Namun tetap harus dilakukan pengundian dulu yang disetujui seluruh daerah.

"Intinya, kita siap bila mendapat kepercayaan menjadi kloter awal Jawa Barat," katanya.
(B.46)**