E-PAPER
ARSIP
kabar dunia
Jumat, 14 juni 2013 00:52 WIB

Muhammadiyah Puasa Mulai Selasa (9/7)

YOGYAKARTA (GM) - Organisasi Islam Muhammadiyah memutuskan awal puasa 1 Ramadan 1434 H akan jatuh Selasa (9/7). Keputusan ini berdasarkan hasil hisab yang dilakukan PP Muhammadiyah.

Muhammadiyah juga menentukan, 1 Syawal 1434 H atau Idulfitri akan jatuh pada Kamis (8/8). Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Elyas mengatakan, penentuan tanggal tersebut kemungkinan akan berbeda dengan keputusan pemerintah.

"Jadi umat Islam Muhammadiyah, akan mengawali puasa satu hari lebih awal dari yang ditetapkan pemerintah," kata Yunahar di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis (13/6).

Menurut Yunahar, keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan keagamaan murni dan tak ada unsur politik. "Kalau pertimbangan politik keagamaan, tidak dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Yunahar mengatakan, pemerintah tidak perlu mempersoalkan perbedaan penetapan awal Ramadan Muhammadiyah ini. Sebab, pemerintah mestinya hanya mengurusi kapan hari libur awal puasa dan libur Lebaran, bukan aspek agamanya.

Yunahar juga memastikan PP Muhammadiyah tidak akan mengikuti Sidang Isbat Kementerian Agama RI, karena suda dipastikan akan kalah suara dalam menentukan awal puasa. Alasan lain, Muhammadiyah ingin menjaga hati umat.

Sudah wujud

Berkaitan dengan itu, Oman Fathurohman dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, menjelaskan, penentuan awal Ramadan dan 1 Syawal tahun ini didasarkan atas hasil hisab yang dilakukan timnya.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, ijtimak menjelang Ramadan 1434 H terjadi pada Senin Pon, 8 Juli 2013 M pukul 14:15:55 WIB. "Pada saat itu, tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta dan hilal sudah wujud," katanya.

Saat matahari terbenam pada tanggal tersebut, tambanya, di sebagian wilayah barat Indonesia hilal sudah terwujud dan di sebagian wilayah timur Indonesia belum.

"Dengan begitu, garis batas wujudul hilal melewati Indonesia dan membagi wilayah Indonesia menjadi dua. Dengan begitu 1 Ramadan jatuh pada Selasa, 9 Juni 2013," katanya.
(net)**