E-PAPER
ARSIP
kabar jatinangor
Kamis, 11 april 2013 00:19 WIB

Ratusan Siswa SD Jadi Korban

Muspika Kerja Keras Atasi Kisruh Pilkades Bojongemas

SOLOKANJERUK (GM) - Kisruh Pilkades Bojongemas, Kec. Solokanjeruk, Kab. Bandung yang berujung pada amuk massa dengan merusak fasilitas pemerintah, jajaran Muspika Solokanjeruk dan Polres Bandung bekerja keras agar kondisi aman dan kondusif. Mereka memfasilitasi para calon kepala desa dan tim sukses menggelar musyawarah di aula kantor Camat Solokanjeruk, Rabu (10/4).

Musyawarah itu dihadiri empat calon kepala desa, yakni Asep Sutrisno, Yayat Rahmat Hermawan, Ayi Supriatna, dan Deden Rukanda. Semua calon menandatangani kesepakatan menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Musyawarah dihadiri Kasat Binmas Polres Bandung AKP Umar Said, Kapolsek Solokanjeruk AKP Suparno, Danramil Majalaya Kapten Inf. H. I. Supianto, Camat Solokanjeruk Maksum, S.Sos., Panitia dan Panwas Pilkades Bojongemas serta tim sukses dari masing-masing calon kades.

Sebelumnya, pasca perusakan kantor Kepala Desa Bojongemas, BPD, LPMD, Linmas, karang taruna, dan satu unit rumah warga yang diduga menjadi salah satu pendukung calon, Kapolres Bandung, AKBP Kemas Ahmad Yamin dan Dandim 0609/Kab. Bandung, Letkol Inf. Agus Prasetyo sempat mendatangi lokasi kejadian, Senin (8/4) dan langsung menggelar pertemuan dengan panitia dan panwas guna menciptakan situasi tetap kondusif.

Musyawarah lanjutan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara pilkades oleh calon nomor 3, Ayi Supriatna yang memperoleh 1.779 suara. Sebelumnya, calon nomor urut 1, Asep Sutrisno yang memperoleh suara terbanyak dengan raihan 2.579 suara sudah lebih awal menandatangani berita acara rekapitulasi.

Sementara calon kepala desa nomor 2, Yayat Rahmat yang memperoleh 2.430 suara dan nomor 4 Deden Rukanda 889 suara belum menandatangani berita acara. Keduanya meminta waktu hingga tujuh hari pasca-pilkades dengan alasan akan berkomunikasi dengan tim sukses dan para pendukungnya masing-masing. Musyawarah lanjutan akan kembali akan digelar Minggu (14/4) mendatang di tempat yang sama.

Meminta korban

Kisruh Pilkades Bojongemas membuat 294 siswa SDN Jerukmipis di Kp. Jerukmipis, Desa Bojongemas, Kec. Solokanjeruk, menjadi korban. Pasalnya, pasca-amuk massa Senin (8/4), Selasa (9/4), ratusan siswa SD yang berdekatan dengan kantor desa terpaksa diliburkan.

Kepala SDN Jerukmipis, Eli Emalia membenarkan, pasca perusakan Kantor Kepala Desa Bojongemas dan fasilitas lainnya di kantor kepala desa tersebut, Selasa, para siswa terpaksa diliburkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Rabu (10/4) kemarin ratusan siswa kembali masuk sekolah," kata Eli.
(B.105)**