E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Minggu, 02 juni 2013 00:14 WIB

Nilai UN Erlinda Peringkat 7 Jabar

MARGAHAYU (GM) - Erlinda Nadia Rahma, siswi SMPN I Margahayu, menempati urutan ketujuh nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi se-Jawa Barat. Erlinda memperoleh nilai UN 38,68, tertinggi se-Kabupaten Bandung.

SMPN I Margahayu tidak hanya menduduki peringkat pertama nilai total UN se-Kabupaten Bandung, tetapi juga menyapu bersih nilai tertinggi untuk semua mata pelajaran. Untuk mata pelajaran matematika nilai tertingginya 10, bahasa Inggris 10, IPA 9,80, dan bahasa Indonesia 9,60. Jumlah siswa SMPN I Margahayu yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 240 orang.

"Bahkan siswa yang meraih nilai 10 untuk mata pelajaran matematika ada tujuh orang, dan tiga orang siswa meraih nilai 10 untuk mata pelajaran bahasa Inggris. Alhamdulillah, siswa-siswi SMPN I Margahayu lulus 100% dan nilai UN-nya menjadi yang terbaik se-Kabupaten Bandung, dan peringkat tujuh nilai UN se-Jawa Barat. Prestasi ini sangat membanggakan sekaligus patut disyukuri," kata Kepala SMPN I Margahayu, Tono Sumartono di Margahayu, Sabtu (1/6).

Meski nilai UN SMPN I Margahayu berada di atas SMP lainnya di Kabupaten Bandung, namun Tono mengakui terjadi penurunan nilai rata-rata dibandingkan hasil UN tahun 2013. UN tahun lalu nilai rata-ratanya mencapai 8,98, sekarang menurun menjadi 8,17.

"Penurunan ini terjadi secara nasional, tidak hanya di SMPN I Margahayu. Kita tidak mengetahui apa penyebabnya, apakah karena soalnya lebih sulit atau karena ada faktor lain. Seperti soal bahasa Indonesia, kata sejumlah siswa narasi pertanyaan dari setiap soal terlalu panjang sehingga susah dipahami," tuturnya.

Menurutnya, persiapan menghadapi UN dianggap sudah matang, mulai dari pemantapan sampai try out. Persiapan sudah dilaksanakan sejak semester 2 atau Januari dengan hasil memuaskan.

Pengumuman kelulusan UN di SMPN Margahayu tidak melalui jasa pengiriman PT Pos Indonesia seperti sekolah lain, tapi langsung diserahkan di sekolah, Sabtu (1/6). Hasil UN bersama surat keterangan kelakuan baik, diberikan oleh wali kelas di kelas masing-masing.

"Kami sengaja menyerahkan hasil UN di sekolah tidak melalui jasa pos. Kebijakan ini ditempuh karena percaya siswa-siswi SMPN I Margahayu tidak akan mengekspresikan kelulusan secara berlebihan. Kedisiplinan yang ditanamkan selama belajar di SMPN I Margahayu menjadi pegangan bagi pihak sekolah untuk mengambil kebijakan ini. Terbukti tidak ada seorang pun siswa yang berlebihan menanggapi hasil UN," paparnya.

Secara umum, tingkat kelulusan UN SMP di Kabupaten Bandung mencapai 99,9 persen. Siswa SMP yang mengikuti UN sebanyak 37.700 orang, dan peserta UN MTs 7711 siswa. Satu yang tidak lulus. Sementara jumlah SMP yang ikut UN sebanyak 295 sekolah. Dengan sekolah penyelenggara sebanyak 242 sekolah dan yang bergabung sebanyak 53 sekolah.
(B.104)**