E-PAPER
ARSIP
kabar soreang
Rabu, 14 agustus 2013 00:21 WIB

Pabrik Mebel Ludes Terbakar

MARGAASIH (GM) - Kebakaran hebat melanda pabrik mebel dan bengkel las di Jln. Tengah, Kp. Cicukang, RT 03/RW 24, Desa Mekarrahayu, Kec. Margaasih, Kab. Bandung, Selasa (13/8) pukul 07.30 WIB. Kobaran api juga membakar sebagian Masjid Al Hidayah di belakang pabrik mebel dan bengkel las.

Saat kejadian berlangsung tidak ada pekerja maupun pemilik dari kedua tempat usaha tersebut. Pemilik bengkel las, Dadang (45) sedang mudik ke Kab. Ciamis. Sedangkan Ibo (44), pemilik pabrik mebel tengah berada di rumahnya di Cicukang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir lebih dari Rp 150 juta.

Seorang saksi mata, Imas Rohaeni (45) yang rumahnya berhadap-hadapan dengan pabrik mebel mengatakan, api pertama kali terlihat dari oven kayu pabrik mebel. Tadinya, ia bersama suaminya menduga pemilik sengaja menyalakan oven.

"Sudah biasa terlihat api di ruang oven kayu, namun kali ini terlihat berbeda. Apinya sangat besar, bahkan terlalu besar untuk pembakaran oven," kata Imas.

Setelah sadar terjadi kebakaran, Imas berteriak minta tolong. Namun hanya dalam hitungan menit, dengan cepat api membakar setiap sudut ruangan. Tingginya jilatan lidah api serta cuaca panas yang menyengat, membuat suhu udara di sekitar lokasi kebakaran meningkat. Akibatnya kaca rumah Imas retak-retak dan pecah. Jilatan api juga hampir mengenai bagian atap rumahnya. Sementara itu, ratusan warga berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Tetapi api tidak mampu dijinakkan.

Gudang benang

Sementara itu, sebuah gudang penyimpanan benang siap jual di Kp. Andir, Desa Cipedes, Kecamatan Paseh, juga terbakar pada Selasa (13/8) pukul 20.00 WIB. Hanya sebagian kecil benang yang berhasil di­selamatkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang benang berukuran 15 x 15 meter itu. Namun pemilik gudang, Opang diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Benang yang terbakar di dalam gudang itu mencapai beberapa ton.

Warga setempat, Deden A.S. mengatakan, penyebab peristiwa kebakaran gudang benang itu belum diketahui pasti. Tetapi sejumlah warga menduga peristiwa itu disebabkan korsleting listrik.
(B.104/B.105)**