E-PAPER
ARSIP
kabar jatinangor
Rabu, 24 april 2013 00:50 WIB

Nasdem, "Kita Mendukung Wacana Pembentukan KBT"

Pembangunan Wilayah Timur Kab. Bandung Terabaikan

CICALENGKA (GM) - Sejumlah tokoh masyarakat dan kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kec. Cicalengka, Kab. Bandung menilai, pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah timur Kab. Bandung terbilang lamban, bahkan terkesan terabaikan.

"Banyak yang mengeluhkan pembangunan di wilayah timur Kab. Bandung atau di daerah pemilihan Dapil 4, yaitu Kec. Cicalengka, Nagreg, Cikancung, dan Kec. Rancaekek terkesan terabaikan," kata Ketua Partai Nasdem Kec. Cicalengka, Nurdin Senjaya kepada "GM", Selasa (23/4).

Menurut Nurdin, keterlambatan dalam pembangunan infrastruktur itu, bisa dilihat dari rencana pembangunan Pasar Cicalengka, pascamusibah kebakaran beberapa tahun silam hingga saat ini belum dimulai.

"Sepertinya, pembangunan Pasar Cicalengka belum jelas. Padahal jika pembangunan pasar menjadi prioritas pemerintah maka merupakan bagian dari pelayanan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya siap mengkoordinasikan dan mengakomodasi aspirasi masyarakat.

Untuk itu, sejumlah kader Partai Nasdem pada Senin (22/4) telah mendaftarkan calegnya ke Komisi Pemilihan Umum Kab. Bandung, termasuk dirinya.

Dukung KBT

Pascapendaftaran, beberapa tokoh memberikan masukan agar Partai Nasdem betul-betul membawa perubahan. "Yang diinginkan di antaranya percepatan pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT). Kita mendukung wacana ini dan berharap dapat mengusungnya ketika sudah duduk di DPRD Kab. Bandung, Provinsi Jabar dan pusat," katanya.

Ia menilai wilayah timur Kab. Bandung menjadi korban birokrasi. Misalnya kawasan Rancaekek yang menjadi korban pencemaran limbah pabrik yang berasal dari Kab. Sumedang. Belum lagi banjir yang terus menerjang.

"Pencemaran lingkungan sangat mengancam ekonomi pemilik lahan karena tidak bisa lagi ditanami. Rancaekek ini korban birokrasi pemberian izin perusahaan di Kab. Sumedang, sementara limbahnya dibuang ke Kab. Bandung," katanya.

Ia juga mengatakan, Cicalengka yang berbatasan dengan Rancaekek dan penyangga Kab. Bandung 70% kondisi infrastrukturnya rusak. Perbaikan harus ditingkatkan untuk mengimbangi rencana difungsikannya tempat pembuangan sampah di Nagreg. "Otomatis tiap hari kawasan Cicalengka dilalui truk sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan ketidaknyamanan bagi warga," tuturnya.

Kerusakan infrastruktur juga terlihat di kawasan Kec. Cikancung. Banjir di tiga titik jalur Jalan Raya Cicalengka-Majalaya, Kec. Cikancung sering terjadi setiap turun hujan. Selain itu terdapat lokasi galian C.

"Semua ini tidak akan selesai kalau tidak ada ketegasan dari pemerintah. Sedangkan anggota dewan harus mampu menjadi social control pemerintah eksekutif. Kita membutuhan dewan yang tegas dan terukur. Yang jelas, Partai Nasdem siap melakukan perubahan," pungkasnya.
(B.105)**