E-PAPER
ARSIP
kabar utama
Minggu, 24 februari 2013 00:06 WIB

Nuri Shaden

Siap "Berbaju" Politik

SEPULUH tahun menghilang dari dunia pasar musik Indonesia, nama Shaden kini kembali mewarnai belantika musik Tanah Air dengan konsep dan karya baru. Hadirnya Shaden Band tak luput dari eksisnya kembali sang vokalis, Nuri Shaden. Bahkan, wanita yang memiliki nama lengkap Nuri Samputry itu tidak hanya melempar karya baru dalam musik, tapi juga punya berita yang cukup mengagetkan.

Siapa yang menyangka jika Nuri ternyata datang membawa kabar siap terjun di dunia politik. Bahkan, ia mengaku sudah mulai nyemplung dengan bergabung pada satu partai politik. Malahan ia begitu tertarik untuk duduk di kursi anggota dewan. "Sudah tiga bulan ini saya aktif di salah satu partai. Kenapa tertarik? Mungkin sebetulnya sudah lama ingin terlibat, tapi baru sekarang ada waktu yang tepat," ungkap Nuri saat ditemui di Green Cafe, belum lama ini.

Lebih jauh ia memaparkan, keterlibatannya di partai politik bukan tanpa sebab. Pasalnya, banyak anggota keluarganya yang juga turun di politik. Tidak heran jika ia tertarik untuk masuk partai politik. Apalagi diakui istri Hikmal Abrar ini, andilnya di politik bukan hanya untuk eksis dan cari ketenaran di luar dunia musiknya. Ia mengaku ingin ada satu perubahan untuk kesejahteraan masyarakat.

Tidak ingin menyia-nyiakan waktu, Nuri pun terus memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk belajar politik lebih dalam. Bahkan ia tak segan-segan untuk ikut dalam segala kegiatan kunjungan yang dilakukan partai tempat ia bernaung.

"Banyak sekali hal baru yang saya dapat dengan gabung di politik. Ternyata tidak hanya memberi banyak ilmu, tapi kita juga jadi tahu konflik apa yang sebetulnya terjadi di tengah masyarakat. Bahkan saya jadi bisa lebih peka merasakan kondisi ekonomi yang terjadi," bebernya.

Untuk itulah ia siap eksis membawa baju politik dengan segala konsekuensinya. Ketika ditanya lebih jauh apa yang membuatnya senang ada di lingkungan politik, Nuri menjawab "kekayaan". "Tapi kekayaan ilmu seperti yang tadi aku bilang," ujarnya seraya tersenyum.

Ke depan, Nuri belum tahu langkah yang harus dijalaninya agar bisa singgah sebagai calon anggota legislatif. Namun ia mengaku banyak meminta saran kepada tante dan omnya yang sudah lebih dulu terjun ke dunia politik. Dan ia memastikan dirinya memang serius terjun ke dunia politik.

"Saya tertarik dan harus serius, jangan sekadar iseng. Karena itu, saya juga banyak meminta saran kepada yang sudah matang di bidang politik. Yang pasti jangan sampai hanya ikut-ikutan saja," terangnya.
(tri widiyantie/"GM")**