E-PAPER
ARSIP
hiburan
Jumat, 30 agustus 2013 01:25 WIB

Kaka: Ini The Real Story

Slank The Movie: Ga Ada Matinya

PARA Slanker tak lama lagi bakal melihat band idolanya di layar lebar. Pasalnya, film tentang perjalanan band legendaris Slank akan segera diproduksi dengan menampilkan para bintang muda, termasuk Olivia Jansen. Aktris berkulit putih itu pun antusias menceritakan perannya sebagai istri Kaka "Slank".

Film berjudul Slank The Movie: Ga Ada Matinya itu diarahkan sutradara Fajar Nugros di bawah bendera Starvision Plus. Proses syuting baru akan dimulai pekan ini.

"Pasti semua orang mau. Slank fenomenal, siapa enggak mau support. Khusus buat ultah Slank ke-30," ucap Olivia mengungkapkan alasannya menerima peran yang ditawarkan seperti dikutip detik.com, Kamis (29/8).

Aktris berusia 20 tahun itu akan berperan sebagai Tasya ketika pertama kali bertemu Kaka, pacaran, hingga menikah. Peran Kaka dimainkan aktor Ricky Harun.

Untuk mendalami perannya, Olivia mengaku sudah bertemu dengan Kaka dan Tasya secara langsung. Ia banyak bertanya soal hubungan mereka, termasuk kebiasaan sehari-hari selama berpasangan. "Pertama pacaran gimana, panggilan sayang sama pacaran gimana," lanjutnya.

Slank The Movie: Ga Ada Matinya, menurut sutradaranya, Fajar Nugros yang kini sedang mempersiapkan pengerjaan film tersebut, sebagian besar merupakan kisah nyata Kaka cs. "Ceritanya 90 persen true dan 10 persen drama. Sejak 2012 riset tentang Slank, dari sini saya ingin menginspirasi orang lain dari sosok Slank, mulai dari kesederhanaannya dan sebagainya," ucap Fajar saat ditemui di Potlot, Jakarta Selatan.

Fajar mengaku tak terlalu kesulitan saat riset. Apalagi ia sudah mengenal Slank sejak 15 tahun lalu. "Saya sudah dari SMP main ke Potlot," katanya.

Bintang muda

Sejumlah bintang muda dipilih untuk menjadi para pemeran personel Slank. Kaka diperankan Ricky Harun, Bimbim dimainkan Adipati Dolken, Ajun Prawira memerankan Ridho, Aaron jadi Ivan, sementara peran Bunda Iffet akan dimainkan Meriam Bellina. "Olivia Jensen jadi Tasya, istrinya Kaka, Tora jadi kakaknya Bimbim. Ada Piyu dan Cangcuters dari musisi, mudah-mudahan ada banyak musisi lagi," tambah Fajar.

Ide pembuatan film tersebut berawal ketika Slank menjadi pengisi soundtrack film Get Married produksi Starvision. Setelah itu produser Chand Parwez tertarik untuk membuat film tentang Slank. Slank The Movie: Ga Ada Matinya akan segera memulai syuting dalam waktu dekat ini.

Proses yang harus dilalui pun cukup panjang. Cassandra Massardi selaku penulis skenario membutuhkan waktu hingga dua tahun. Menurut Parwez, proyek ini dikerjakan dengan melibatkan Slank juga. "Ini sebuah perjuangan grup musik yang legendaris," ujarnya.

Slank sendiri merasa bangga dengan pembuatan film yang menurut Bimbim dan Kaka adalah mimpi yang jadi kenyataan. "Ini bukan film pertama soal Slank, tapi ini dokumenter true story dan diperankan oleh aktor yang sangat kompeten di bidangnya," ujar Kaka.

Menurut Kaka, pembuatan film Slank The Movie, telah menjalani proses yang panjang. Di antaranya melalui interview satu-satu antara sutradara, penulis dengan dirinya, Ridho, dan lain-lain. Film ini menurutnya the real story yang terlewatkan sebelumnya.

"Ini dari tahun '97, karena setengah perjalanan Slank ada drama yang menarik untuk diangkat," jelas Kaka.

Tentang sosok dirinya yang akan diperankan Ricky Harun, Kaka hanya sedikit berkomentar. "Kurang kurus sih Ricky, tapi gimbalnya dapet," ucap Kaka saat ditemui di markas Slank, Potlot, Jakarta Selatan.

Kaka menambahkan, film tersebut diproduksi untuk orang banyak. Oleh karena itu pemerannya haruslah aktor yang terkenal di Indonesia. Istri Kaka pun diperankan Olivia Jensen.

Sementara bagi Ricky Harun, bisa diberi kepercayaan untuk memerankan Kaka merupakan sebuah kebanggaan. Ia juga rela menolak tawaran sinetron stripping --yang tentunya lebih menghasilkan uang jangka panjang-- demi peran tersebut.

"Ditawarin mau apa pun ada job gue tolak untuk syuting ini. Observasinya susah dan jadi Kaka susah, enggak gampang," akunya.

Ricky juga sempat menonton konser Slank secara langsung untuk mendalami gerak-gerik Kaka di atas panggung. Selain itu, ia juga berupaya menghafal lagu-lagu Slank.

"Observasi ke konser dan YouTube enak sih slengean gitu. Tahun '97 Kaka gimbal tebal, gigi berantakan. Udah disediain gimbal dan giginya, nanti beda banget deh," tambah Ricky.
("GM"/dari berbagai sumber)**