E-PAPER
ARSIP
kabar padalarang
Senin, 15 april 2013 00:38 WIB

Tak Dukung JK-AY Kader Hanura Dipecat

PARONGPONG (GM) - Tindakan tegas akan diambil Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kepada kadernya yang tidak fatsun pada keputusan partai pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) KBB 2013. Tidak tanggung-tanggung, sanksi yang dijatuhkan terhadap kader "nakal" itu berupa pemecatan dari keanggotaan partai.

"Jangan coba-coba. Kalau ada kader membandel yang mencoba main-main terhadap keputusan partai dalam kontek Pilbup Bandung Barat, saya tidak akan segan-segan memberhentikannya," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura KBB, Ryadi Sigit Pramono di sela-sela Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I Hanura KBB di Kampung Legok, Kecamatan Parongpong, Minggu (14/4).

Dalam Pilbup Bandung Barat, DPC Hanura KBB sudah memutuskan mengusung pasangan Djamu Kertabudi-Agus Yasmin (JK-AY). Sigit meminta kepada masyarakat yang menemukan kadernya menyeberangkan dukungan kepada calon lain untuk melaporkannya.

Sigit mengatakan, dalam rakercab, Partai Hanura menitikberatkan pada strategi pemenangan Pemilukada KBB sebagai langkah awal menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014. Dalam kontek Pilpres 2014, Hanura akan mengusung Wiranto sebagai calon Presiden RI.

Sally untuk DPR RI

Dalam kesempatan itu, Sigit menginformasikan, untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, DPC Hanura KBB menyiapkan 50 bakal calon anggota legislatif. Namun, katanya, ke-50 nama itu belum tentu semuanya didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tanggal 18 April, saya akan mengumumkan nama-nama calon legislatif dari Partai Hanura Kabupaten Bandung Barat," tegasnya.

Meskipun demikian, Sigit memastikan, salah seorang kader Partai Hanura, Sally Febian akan didaftarkan sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Jawa Barat. "Selain Sally, dari Dapil 2 Jabar ada nama Dadang Rusmana dan Andre Hehanusa," tegasnya.
(B.84)**