E-PAPER
ARSIP
kabar daerah
Rabu, 29 mei 2013 19:42 WIB

Waspadai Cuaca Ekstrim

CIANJUR (GM) - Cuaca ekstrim yang terjadi dalam satu pekan terakhir di wilayah Kab. Cianjur perlu di waspadai. Terutama terjadinya ancaman bencana alam seperti halnya banjir bandang, longsor dan angin puting beliung.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Bidang Relawan dan Kebencanaan PMI Kab. Cianjur, Rudi Syahdiar Hidajat, Rabu (29/5/2013). "Cuaca ekstrim yang sudah terjadi hampir sepekan terakhir ini berpotensi menyebabkan bencana alam," kata Rudi.

Dikatan Rudi, warga, terutama yang tinggal di wilayah-wilayah rawan bencana harus tetap waspada di saat terjadi cuaca seperti hujan deras disertai halilintar atau angin kencang.

Untuk antisipasi hal tersebut pihaknya telah siaga memersiapkan puluhan relawannya dalam mengantisifasi kejadian bencana alam. Sebanyak 60 relawan Satgana (Satuan Tanggap Bencana) PMI, telah disebar dan ditempatkan di zona-zona merah bencana.

"Ini merupakan langkah antisipasi untuk menghindarkan korban jiwa jika terjadi bencana. Upaya kordinasi juga terus kita jalin, dengan dinas dan lembaga terkait, dengan BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan dengan pihak RSUD Cianjur," ujarnya.

Rudi sendiri menilai, kondisi cuaca ekstrim masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. "Saat ini cuaca tidak bisa diprediksi. Siang hari bisa saja panas dan sore harinya datang hujan disertai petir serta angin kencang," katanya.

Pihaknya berharap pemerintah melalui dinas terkait untuk terus gencar melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan kebencanaan atau tanggap bencana kepada masyarakat luas.

"Upaya ini perlu agar warga yang ada di daerah rawan bencana bisa paham dan mengerti serta tahu apa yang harus dilakukan jika di wilayahnya terjadi bencana alam," pungkasnya.
bym